Infeksi Kulit, Apakah Dermatitis atau Eksim itu? – Seringkali kita mendengar istilah dermatitis dan eksim dalam kehidupan keseharian. Dan mungkin diantara kita, saudara atau kerabat kita sedang mengalaminya sekarang. Nah untuk ada baiknya untuk diketahui bahwa suatu penelitian menyebutkan bahwa dermatitis telah mempengaruhi atau menginfeksi satu diantara setiap lima orang pada suatu masa dalam kehidupan mereka. Hal ini diakibatkan oleh berbagai penyebab yang berbeda dan memiliki berbagai pola yang berbeda pula.
Infeksi Kulit, Apakah Dermatitis atau Eksim itu? Lalu apakah ada kesamaan atau memang keduanya itu berbeda? Sebenarnya dermatitis merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan peradangan pada kulit. Sedangkan eksim tersebut merupakan gangguan kesehatan kulit akibat peradangan akut atau kronis non menular dari kulit, ditandai terutama dengan kemerahan, gatal, dan wabah lesi serta menjadi menebal dan bersisik, atau biasa disebut sebagai dermatitis atopik. Dalam beberapa kasus istilah “dermatitis” dan “eczema” sering digunakan secara bergantian. Dan bahkan penggunaan kedua istilah ini dapat digabungkan yakni pada “dermatitis eczematous” yang berarti dermatitis akut atau kronis atau bahkan keduanya.
Pada eksim akut (atau dermatitis) mengacu pada ruam merah yang berkembang pesat yang dapat melepuhkan kulit dan menimbulkan bengkak. Sedangkan eksim kronis (atau dermatitis) mengacu ke daerah iritasi lama. Penampilannya biasanya sering lebih gelap dari kulit di sekitarnya, menebal (lichenified) dan banyak tergores atau bersisik. Pada eksim yang memilki kedua ciri biasanya dikenal sebagai eksim sub-akut. Untuk diketahui bahwa tekanan psikologis pada penderitanya dapat memprovokasi atau memperburuk kondisi dermatitis. Hal ini terjadi karena tekanan tersebut menekan mekanisme imun normal seseorang.
Terdapat beberapa jenisdermatitis atau eksim yang umum diderita dan terjadi di sekitar kita, yakni :
- Dermatitis atopiksangat umum terjadi pada anak-anak; faktor keturunantampaknyapenting, karena hampirselaluadariwayat keluargadermatitisatau asma pada penderitanya.
- Dermatitis kontak iritan ini diprovokasi olehpenangananair, deterjen, pelarutataubahan kimia kerassertaoleh gesekan. Iritasimenyebabkan masalahlebihpada mereka yangmemiliki kecenderungan untukdermatitisatopik.
- Dermatitis kontak alergiadalah karenakontak kulit denganzat yangkebanyakan orang tidakbereaksi terhadapnya, seperti nikel, parfum, karet, pewarna rambutatau pengawet.
- Kulit keringterutama padakaki bagian bawah, dapat menyebabkandermatitisAsteatotic, juga disebuteksimcraquele.
- Dermatitisnummular(juga disebut eksim diskoid) pada awalnya terjadi karena cederapada kulit, iritasipatchberbentuk kointersebar dan bertahan selamabeberapa bulan.
- Dermatitisseboroikdan ketombedisebabkan olehiritasidarizat-zatberacun yang dihasilkan olehMalasseziaragiyang hidup dikulit kepala, wajahdan kadang-kadangdi tempat lain.
- Dermatitisinfektiftampaknyadiprovokasi olehimpetigo(infeksi bakteri) atauinfeksi jamur.
- Dermatitisgravitasimunculpada kaki bagian bawahdariorang tua, karena pembengkakandankurang berfungsipembuluh darah di kaki.
- Otitis eksterna, yaknidermatitismempengaruhisaluran telinga
- Meyersonnevus-dermatitismempengaruhinevimelanositik(mol).
Penanganan (treatment) dermatitis yang efektif yang dapat dilakukan adalah terlebih dulu dengan mengidentifikasi dan mengatasi faktor-faktor yang berkontribusi seperti uraian di atas. Penanganan selanjutnya adalah dengan :
- Mengurangi frekuensi mandi, sebaiknya mandi dengan shower dan menggunakan airsuam-suam kuku. Selanjutnya adalah menggantisabunyang biasa dipakai dengan sabun rendah deterjendenganpembersih ringan sebagaimana yang dokter kulitsarankan.
- Pakailahbaju yang bersih,lembut dan halus, penggunaan kain wolsebaiknya dihindari.
- Lindungi kulit daridebu, air, pelarut, deterjen dan
- Penggunaanemoliensecara bebasdan sering, terutamasetelah mandi, dan ketikagatal. Konsultasikan kepada dokteratau dokter kulituntukmerekomendasikan seberapabanyak yang bisa digunakan; menghindariproduk wangibila memungkinkan.
- Oleskan krimsteroidtopikalatau salepuntukpatchgataluntuk gangguan5 sampai 15hari. Sebaiknya menggunakan salep yang telah diresepkanoleh dokteratau dokter kulit. Pastikan untuk memahamikapan dan di manadapat dioleskan, danseberapa seringSteroidbiasanya harusditerapkansekali ataudua kali seharike daerahmerah dan gatalsaja.Kadang-kadang duaatau lebih jenis steroidtopikalakan diberikan, baik untuk bagian-bagiantubuh yang berbeda, atauuntuktingkat keparahandermatitis yang berbeda.
- Krim pimecrolimusadalahkrimanti-inflamasi baruterbukti sangatefektif untukdermatitisatopik, dengan efeksamping yang lebih sedikitdibandingkansteroidtopikal.
- Antibiotik biasanya direkomendasikan oleh dokter sepertiflukloksasilinataueritromisinjika infeksirumitataumenyebabkandermatitis. Infeksi inipaling sering denganStaphylococcus aureusatauStreptococcuspyogenes.
- Tablet antihistamindapat membantu mengurangiiritasi, dansangat bergunadi malam hari.
- Pengobatan lain dengan steroidsistemik, methotrexate, azathioprine, fototerapi, dan perawatanyang rumitlainnyajuga dapat digunakanuntukkasus yang parah.
Adapun untuk pengendalian jangka panjang pada eksim/dermatitis tentunya akan menjadi permasalahan dan keruwetan tersendiri karena memang begitulah karakter dari dermatitis. Saat kulit kita semakin kering, maka sebaiknya lembabkan kulit kita lagi dengan hati-hati serta menghindari penggunaan sabun. Jika penanganan ruam gatal dengan menggunakan kedua pelembab dan krim steroid atau salep selama dua minggu gagal maka sebaiknya segera kunjungi dan konsultasikan ke dokter untuk mendapat saran lebih lanjut.
Artikel diambil dari berbagai sumber, diolah menggunakan AI
Gambar diolah menggunakan AI

